Penyerahan dan Respon Pemenang Program Batik Merdeka #5 Astoetik tahun 2019

Penyerahan dan Respon Pemenang Program Batik Merdeka #5 Astoetik tahun 2019

Terus Berkontribusi Lestarikan Batik dengan Berbagi Alat dan Pelatihan Batik Gratis Astoetik kembali mengadakan program sosial Batik Merdeka #5 dalam rangka menyambut hari kemerdekaan RI yang ke-74. Kegiatan Batik Merdeka #5 meliputi pembagian peralatan batik, servis alat batik, dan pelatihan membatik secara gratis. Para partisipan berasal dari berbagai latar belakang mulai dari sekolah, komunitas batik, pengusaha, bahkan perorangan.
Program yang dibuka pada tanggal 8 – 27 Juli 2019 ini juga mengundang antusiasme pecinta batik dari berbagai penjuru kota di Indonesia, loh, seperti Cilacap, Sidoarjo, Yogyakarta, Purwakarta, Batam, Riau, Balikpapan, Sukabumi, dan daerah lainnya. Kali ini kategori alat batik gratis paling diminati para pendaftar. Sebanyak 21 peralatan batik berbagai tipe disalurkan sesuai dengan kebutuhan masing-masing pendaftar serta 1 paket pelatihan membatik di Sanggar Batik Astoetik.


“Terima kasih Astoetik atas kepercayaannya memberi kami hadiah batik merdeka, semoga keberkahan ini baik yang memberi maupun yang menerima selalu di berkahi Allah, sukses selalu astoetik!” Salah satu respon positif Fitriawati dari Tanjungpinang, Kepulauan Riau yang mendapatkan Kompor Batik Seri AAU002. Hal senada juga diungkapkan oleh duta bahasa dari Yogyakarta, Hanny Luvytasari yang mendapatkan kompor seri terbaru, ASD003N “Dengan kompor batik listrik Astoetik ini semoga dapat menambah semangat dan memudahkan saya untuk belajar membatik. Kompor ini juga ringan (2,3 kg), praktis, sudah terstandar SNI dan dapat dibawa saat bertugas tahun depan menjadi Duta Bahasa Negara Kemdikbud untuk Luar Negeri Masa Tugas 2020.” Tidak hanya kompor listrik, Batik Wan Citra dari Batam yang mendapatkan canting listrik versi 1 juga turut berbahagia “Terimakasih astoetik, Semoga Semakin Maju & Bisa Terus Berkontribusi dalam melestarikan & mengembangkan Batik Asli Handmade Indonesia Warisan Dunia”.
Penyaluran program diantar ke rumah penerima, dikirim, dan ada pula yang mengambil mandiri ke workshop Astoetik. Semoga program ini bermanfaat dan menambah semangat dan kecintaan kita semua dalam melestarikan warisan budaya batik Indonesia. Sampai jumpa di Batik Merdeka selanjutnya tahun depan. Salam Budaya! (MH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*