CV. Astoetik Menjadi Rekanan Untuk Pengadaan Peralatan Membatik untuk Disperindag Kota Bogor, Dinas Kebudayaan Kab. Gunungkidul & Beberapa Lembaga Lainnya

CV. Astoetik Menjadi Rekanan Untuk Pengadaan Peralatan Membatik untuk Disperindag Kota Bogor, Dinas Kebudayaan Kab. Gunungkidul & Beberapa Lembaga Lainnya

image_pdfimage_print

Pada bulan November 2020 Astoetik mendapatkan proyek pengadaan peralatan batik lengkap dengan merk Astoetik. Pada hari Kamis, 12 November 2020 dilakukan pengiriman ke Sulawesi Tahap 1. Produk : alat batik (canting, kompor batik listrik, wajan, pembidang, panci besar, lilin malam, zat pewarna), alat sablon (screen, rakel, hairdryer, kaca, busa, papan landasan), alat lukis (easel), dan kain kanvas marsoto sebanyak 52 paket.

Sebelumnya pada bulan Agustus juga produksi untuk Pengadaan Peralatan Seni Budaya SD (44 Sekolah) Pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Soppeng. Selesai produksi pada akhir Agustus. Pada Bulan September melakukan pengiriman Alat Seni Budaya SMP 72 Paket ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Bima NTB bersama dengan mitra. Selanjutnya dilakukan pengiriman 20 meja pola batik, 20 bak celup pewarnaan bahan stainless, dan beberapa peralatan & bahan batik lainnya ke Pekanbaru, Riau.

CV. Astoetik Indonesia juga dipercaya oleh Disperindag Kota Bogor untuk Pengadaan Peralatan Alat – Alat Membatik. Di dalamnya termasuk beberapa jenis model mesin jahit yang akan digunakan untuk membuat produk batik jadi. Pengiriman peralatan membatik dilakukan pada tanggal 20 November 2020.

Selain Disperindag Kota Bogor, Astoetik juga memproduksi berbagai peralatan batik untuk Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Kab. Gunungkidul. Penyerahan dilakukan pada tanggal 27 November 2020. Peralatan ini akan digunakan untuk BIMTEK Batik Corak Gunungkidul yang diadakan pada awal Desember 2020. Matur nuwun kepada semua mitra, termasuk Disperindag Kota Bogor dan Kundha Kabudayan Kab. Gunungkidul atas kepercayaannya ke Astoetik untuk Pengadaan Peralatan Membatik. Semoga melalui kegiatan pengadaan sebagai upaya untuk melestarikan dan menjaga batik sebagai warisan budaya Indonesia yang diakui dunia. Semoga bisa terus berkontribusi untuk pendidikan seni budaya di Indonesia. Salam budaya!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*